Fenomena mengapa orang kidal hanya sedikit memang menarik untuk diselidiki. Kita mungkin pernah bertanya-tanya mengapa sebagian besar orang lebih nyaman menggunakan tangan kanan daripada kiri. Seandainya pembagian itu merata, sekitar setengah dari populasi dunia akan menjadi kidal. Namun, kenyataannya tidak demikian. Hanya sekitar satu dari sepuluh orang yang kidal.
Pertama-tama, kita perlu memahami bahwa preferensi menggunakan tangan kanan atau kiri dipengaruhi oleh faktor genetik. Ada beberapa gen yang memengaruhi pembagian tugas otak yang mengatur pergerakan tubuh. Bagian otak yang mengontrol bagian tubuh berada di sisi yang berlawanan, yang berarti bahwa orang kidal cenderung memiliki otak yang lebih dominan di bagian kanan. Namun, mengapa jumlah orang kidal begitu sedikit? Menurut penelitian, evolusi komunikasi manusia dan penggunaan tangan berkembang secara bersamaan. Banyak orang mengendalikan kedua hal tersebut di otak sebelah kiri, yang bertanggung jawab atas fungsi-fungsi kognitif seperti bahasa dan pemrosesan verbal. Seiring dengan perkembangan komunikasi manusia, otak kiri semakin berkembang, dan kecenderungan untuk menggunakan tangan kanan juga meningkat. Selain itu, ada teori bahwa jumlah orang kidal juga mencerminkan bahwa manusia tidak selalu bersaing secara langsung satu sama lain.
Dalam situasi pertarungan atau persaingan, orang kidal mungkin memiliki keunggulan karena bisa membuat lawannya kaget, yang tidak terbiasa dengan gerakan kidal. Namun, dalam masyarakat yang lebih kooperatif dan less competitive, keunggulan ini mungkin tidak terlalu signifikan. Selain faktor genetik dan evolusi, ada juga faktor budaya yang mempengaruhi preferensi tangan. Sejak zaman dahulu, penggunaan tangan kiri sering dianggap tidak sopan atau bahkan berbahaya. Banyak orang yang dipaksa untuk menggunakan tangan kanan, yang akhirnya mengubah struktur otak mereka. Meskipun demikian, kecenderungan untuk menggunakan tangan kiri tetap ada. Meskipun menjadi ambidextrous atau memiliki kemampuan menggunakan kedua tangan mungkin tampak menguntungkan, namun sebenarnya menggunakan tangan dominan lebih hemat energi bagi otak.
Sebagai pengguna tangan kanan, kita mungkin tidak menyadari betapa sulitnya bagi orang-orang kidal menghadapi dunia yang dominan tangan kanan. Mereka sering menghadapi kesulitan dalam menyesuaikan diri dengan lingkungan yang tidak dirancang untuk mereka. Jadi, meskipun kita belum sepenuhnya memahami mengapa jumlah orang kidal begitu sedikit, yang jelas masih ada banyak pertanyaan yang belum terjawab. Namun, yang perlu diingat adalah bahwa setiap individu memiliki keunikan dan tantangan mereka sendiri, termasuk mereka yang kidal. Sebagai pengguna tangan kanan, kita harus menghargai beragamnya preferensi dan kemampuan individu dalam menggunakan tangan mereka.(fzr)

Komentar
Posting Komentar